Di antara pasir dan sepoi-sepoi angin laut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H.,M.H. bersama Kapolres, Bupati Pangandaran dan eks Mentri KKP turun langsung memungut sampah, dalam acara bersih pantai bersama element masyarakat, Jum’at (6/2/2026)
Kegiatan bersih bersih Pantai itu melibatkan unsur masyarakat, SKPD, hingga tokoh lingkungan. Pangandaran, dengan garis pantai sepanjang 91 kilometer, disebut Kapolda sebagai anugerah yang terlalu mahal untuk diperlakukan sembarangan.
“Rata-rata pantai kita sudah bersih,” ujarnya di sela kegiatan. “Tapi masih saya temukan puntung rokok. Ini kecil, tapi dampaknya besar.” ungkap Kapolda Jabar
Puntung rokok dan plastik menjadi musuh utama hari itu. Keduanya sulit terurai, mudah terbawa angin, lalu berakhir di laut tempat yang seharusnya menjadi etalase keindahan Pangandaran.
Kapolda Jabar menegaskan, pantai yang bersih bukan hanya soal estetika, melainkan soal masa depan. “Kalau pantai bersih, wisatawan nyaman. Kalau wisatawan nyaman, masyarakat Pangandaran sejahtera,” katanya.
Nada serupa disampaikan Bupati Pangandaran. Dengan gaya lugas, ia meminta para perokok untuk sedikit lebih peduli, puntung rokok tidak perlu dilempar, cukup diarahkan ke tempat sampah. Harapannya sederhana Pantai Pangandaran tetap bersih dari waktu ke waktu, bukan hanya saat ada kegiatan seremonial.
Kehadiran Susi Pudjiastuti, tokoh masyarakat sekaligus pegiat lingkungan, menambah energi tersendiri. Dengan ciri khasnya yang blak-blakan, Susi kembali mengingatkan kebiasaan kecil yang sering disepelekan.
“Kalau belum ketemu tempat sampah, masukin saja puntung rokok ke saku,” ujarnya.
Hari itu, pantai bukan hanya dibersihkan dari sampah, tetapi juga dari anggapan bahwa menjaga lingkungan adalah tugas segelintir orang.
Dengan kedatangan Kapolda Jabar dan Susi Pudjiastuti, berharap dapat meningkatkan energi positif bagi masyarakat untuk menjaga kesadaran menjaga lingkungan, terutama Pantai di Pangandaran.